Cara Membuat Desain Rumah 2 Lantai Minimalis Modern - Jogja Rumah Minimalis, Agen Jual Rumah, Rumah Minimalis Tampak Depan, Rumah Minimalis Sederhana

Theme Layout

Boxed or Wide or Framed

Theme Translation

Display Featured Slider

Featured Slider Styles

Display Trending Posts

Display Instagram Footer

Dark or Light Style

Cara Membuat Desain Rumah 2 Lantai Minimalis Modern


Desain rumah 2 lantai saat ini banyak diminati masyarakat, apalagi di era modern seperti saat ini. Rumah 2 lantai bisa menjadi solusi untuk lahan sempit perkotaan. Namun, untuk mendesain rumah minimalis 2 lantai kebanyakan orang kurang mengetahui cara yang tepat. Oleh sebab itu, berikut ini akan dijabarkan beberapa cara untuk mendesain rumah minimalis 2 lantai modern agar sesuai dengan kebutuhan keluarga.
Cara Desain Rumah 2 Lantai
Rumah dua lantai merupakan salah satu solusi hunian perkotaan untuk membuat rumah dengan banyak ruang namun dalam kavling tanah yang terbatas. Rumah dua lantai merupakan salah satu jenis rumah yang diinginkan banyak orang, terutama yang ingin memiliki rumah yang cukup luas. Namun saat ini biaya rumah minimalis 2 lantai memang cukup mahal. Apalagi jika membeli rumah dua lantai yang sudah jadi. Belum lagi jika rumah tersebut ternyata kurang sesuai dengan kebutuhan dan selera.
Oleh karena itu, membuat desain rumah sendiri menjadi solusi yang paling tepat. Dengan membuat sendiri desain rumah, penghuni akan lebih nyaman dalam berhuni. Namun ada banyak orang yang tidak tahu cara membuat desain rumah sendiri. Oleh karena itu berikut ini ada beberapa cara membuat desain rumah 2 lantai yang bisa dilakukan:
1.      Menentukan data penghuni
Langkah pertama yang harus dilakukan sebelum membuat desain rumah 2 lantai adalah menentukan data penghuni rumah yang akan menempati rumah tersebut. Hal ini penting karena penghuni rumah merupakan faktor utama yang harus dipenuhi kebutuhan ruang dan kebutuhan kegiatannya. Penghuni rumah ini pula lah yang akan menentukan apakah rumah yang akan didesain ini tergolong rumah 2 lantai mungil atau besar.
2.      Membuat program ruang
Program ruang merupakan kegiatan turunan dari langkah pertama. Setelah menentukan data penghuni, maka buat program ruang. Program ruang ini bukan hanya menentukan ruang apa saja yang harus ada dalam rumah, melainkan juga syarat-syarat ruang tersebut. Misalnya jika seluruh anggota suka membaca, bisa saja ruangan ditambahkan dengan perpustakaan mini. Atau sesuaikan saja dengan selera keluarga.
3.      Membuat zonasi dan konsep tata ruang
Zonasi merupakan pembagian zona di dalam rumah yang akan menentukan tata ruang dari rumah tersebut. Sebelum benar-benar membuat denah, pemilik rumah perlu membuat zonasi. Misalnya area privat diletakkan di lantai dua, sedangkan lantai satu adalah area publik dan semi publik saja. Atau bisa juga jika area publik, semi publik, dan privat diletakkan di lantai satu, sementara lantai dua hanya untuk area servis seperti ruang cuci jemur.
4.      Membuat sketsa denah di kertas milimeter
Jika sudah didapatkan konsep zonasi dan tata ruang yang ada, sudah bisa dibuat sketsa denah dengan cara meletakkan setiap ruang pada konsep zonasi yang ada. Lakukan terlebih dahulu pada lantai pertama. Sebisa mungkin gunakan skala yang tepat. Untuk memudahkan, gunakan kertas milimeter block. Jangan lupakan ruang untuk tangga, karena kebanyakan orang melupakan hal ini.
5.      Membuat zonasi dan konsep tata ruang lantai 2
Jika sudah menyelesaikan bagian lantai pertama, lanjutkan untuk membuat konsep zonasi atau tata ruang lantai dua. Konsep zonasi ini bisa diperinci, misalnya dengan membuat syarat kamar harus dilengkapi dengan balkon. Atau bisa juga dengan membuat konsep taman di lantai dua.
6.      Membuat sketsa denah lantai 2 trial error
Jika konsep zonasi dan rincian syarat ruang lantai dua sudah ada, maka langkah berikutnya adalah membuat sketsa denah lantai dua. Cara yang bisa dilakukan adalah coba-coba alias trial error. Dalam membuat denah lantai dua ini, ada baiknya mengikuti pola dengan pada lantai pertama. Gunakan garis bantu agar denah lantai satu dan dua terhubung oleh struktur yang tepat.
7.      Memberi notasi pintu dan jendela
Bila denah lantai satu dan lantai dua sudah terbentuk dengan sempurna, maka langkah berikutnya adalah memberi notasi pintu dan jendela. Letakkan pintu dan jendela sesuai dengan kebutuhan. Usahakan letak pintu dan jendela tidak mengganggu sirkulasi ruang yang ada.
8.      Memberi perabot
Langkah terakhir adalah memberi perabot. Gambaran perabot ini diperlukan untuk mengetahui seberapa efektif tatanan ruang yang ada. Gambar perabot sesuai dengan skala yang ada. Hal ini akan membantu penataan perabot jika rumah sudah selesai dibangun nantinya. Jika perabot ternyata terlalu besar atau ruang yang terlalu kecil, berarti denah perlu diubah lagi. Ubahlah denah sesuai kebutuhan perabot. Jika denah dan perabot sudah sesuai dengan selera dan dirasa sudah cukup ideal, gambar denah dengan arsiran yang sesuai. Tujuannya untuk mempertegas posisi dinding.

Itulah cara desain rumah 2 lantai dengan gaya minimalis modern dan unik. Semoga bermanfaat.
QuickEdit

You Might Also Like

No comments

Post a Comment

[name=Supplier Marmer Granit] [img=] [description=Your Description Here] (facebook=Facebook Profile Url) (twitter=Twitter Profile Url) (instagram=Instagram Profile Url) (bloglovin=Blogvin Profile Url) (pinterest=Pinterest Profile Url) (tumblr=Tumblr Profile Url)

    About Us

    RUMAH MINIMALIS JOGJA

    Kami adalah Situs khusus Jual Beli Tanah dan Rumah khususnya daerah Yogyakarta. Siap melayani Transaksi Jual Beli Tanah Maupun Rumah untuk kebutuhan Investasi maupun Tempat tinggal Anda.


    : [email protected]



    DMCA.com Protection Status

    Popular Posts

    Hubungi Kami