Merancang Rumah Minimalis Tampak Depan Samping Belakang - Jogja Rumah Minimalis, Agen Jual Rumah, Rumah Minimalis Tampak Depan, Rumah Minimalis Sederhana

Theme Layout

Boxed or Wide or Framed

Theme Translation

Display Featured Slider

Featured Slider Styles

Display Trending Posts

Display Instagram Footer

Dark or Light Style

Merancang Rumah Minimalis Tampak Depan Samping Belakang


Rumah minimalis tampak depan samping belakang memang perlu didesain dengan sebaik-baiknya, terutama jika rumah tersebut berada di kavling pojok. Biasanya rumah pojok memiliki dua sisi yang berhadapan langsung dengan muka jalan. Untuk mendapatkan desain yang sesuai lakukan beberapa tips berikut ini.
Keunggulan dan kekurangan rumah di kavling pojok
Salah satu jenis kavling yang biasanya ada di perumahan adalah kavling pojok atau kavling sudut. Jenis kavling ini biasanya dicari banyak orang. Namun banyak juga orang yang menghindari jenis rumah pojok ini. Rumah di kavling pojok biasanya memiliki dua atau lebih jenis tampak, sehingga keindahan tampak depan samping dan belakangnya harus diperhatikan.
Namun sebelum mengetahui tips untuk merancang rumah minimalis tampak depan samping belakang, perlu diketahui terlebih dahulu apa saja keunggulan dan kekurangan memiliki kavling tanah pojok. Keunggulan kavling pojok atau sudut antara lain:
1.      Lahan lebih luas
Biasanya, tapak di pojok kavling memang memiliki area yang jauh lebih luas jika dibandingkan dengan kavling yang berada di tengah klaster. Lahan yang luas ini akan memberikan keuntungan, salah satunya kemudahan dalam mendesain.
2.      Rumah bisa memiliki dua atau lebih tampak
Keunggulan lain dari rumah di kavling sudut adalah rumah yang akan dibangun nantinya bisa memiliki dua atau lebih tampak. Hal ini tentu lebih menarik perhatian daripada rumah di tengah klaster.
3.      Rumah bisa memiliki lebih dari satu pintu masuk
Karena terletak di satu persimpangan jalan, rumah bisa didesain dengan lebih dari satu pintu masuk. Sehingga aksesnya akan lebih mudah.
4.      Sirkulasi udara yang baik
Rumah di sudut kavling lebih mudah untuk ditata, terutama dari segi sirkulasi udaranya, karena area terbukanya lebih luas daripada rumah di tengah klaster.
Namun, rumah di kavling sudut juga memiliki beberapa kekurangan, diantaranya:
1.      Biaya pemeliharaan yang cukup tinggi
Karena memiliki dua atau lebih macam macam rumah tampak depan, maka biaya pemeliharaan rumah akan lebih tinggi. Apalagi jika rumah tersebut dilapisi batu alam, maka akan dibutuhkan waktu yang lebih banyak untuk bisa membersihkannya.
2.      Cenderung kurang aman
Kelemahan berikutnya adalah masalah keamanan. Karena mudah diakses dan memiliki lebih dari satu pintu masuk, rumah di sudut kavling juga menjadi kurang aman.
3.      Tanah yang terpotong GSB
GSB atau Garis Sempadan Bangunan adalah standar jarak jalan ke bangunan. Jika tanah berada di tengah klaster, maka GSB hanya berlaku untuk satu sisi tanah saja. Jika tanah berada di sudut kavling, maka sisi yang akan terpotong GSB lebih dari satu. Hal ini akan memperkecil cakupan tanah yang bisa dibangun rumah.
Tips merancang rumah minimalis tampak depan samping belakang
Setelah mengetahui beberapa keunggulan dan kelemahan dari desain rumah tampak depan samping atas yang ada di kavling sudut, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan dalam merancang rumah di kavling sudut yang perlu diperhatikan.
1.      Perhatikan bentuk tanah
Biasanya bentuk tanah di kavling pojok tidak presisi persegi atau persegi panjang. Tanah di kavling sudut biasanya miring di bagian depan atau samping, karena mengikuti jalan yang ada. Selain itu, di bagian persimpangan jalan, bentuk tanah akan terpotong mengikuti persimpangan jalan. Oleh karena itu, sangat perlu untuk memperhatikan bentuk tanah sebelum memulai desain.
2.      Perhatikan GSB
Seperti yang dijelaskan di atas, GSB untuk rumah yang memiliki desain rumah teras depan dan samping itu berbeda. GSB dari bahu jalan biasanya 3 meter. Oleh karena itu, sebelum merancang denah atau tampak rumah pojok, ada baiknya membuat garis bantu untuk menentukan batas GSB yang harus dipatuhi.
3.      Tentukan main entrance dan secondary entrance
Karena memiliki lebih dari satu tampak, tentu biasanya akan ada lebih dari satu pintu masuk. Dari tanah yang ada, tentukan area mana yang lebih cocok untuk dijadikan main entrance, dan sisi mana yang lebih cocok digunakan untuk secondary entrance. Biasanya main entrance diperuntukkan tamu. Sedangkan secondary entrance diperuntukkan penghuni rumah atau pembantu rumah agar bisa mudah masuk ke dalam rumah ketika di main entrance sedang ada banyak tamu.
4.      Tentukan tata taman yang baik
Karena memiliki area bebas bangunan yang banyak, maka area depan bangunan bisa dijadikan ruang terbuka hijau yang nyaman. Maka dari itu, sangat penting untuk memperhatikan tata taman yang baik. Bila diperlukan, pasang fasilitas di taman yang memudahkan aktivitas penghuni rumah, seperti dengan adanya gazebo atau kolam ikan.
5.      Keselarasan setiap tampak
Walau terdiri dari beberapa tampak, rumah itu tetaplah satu kesatuan. Oleh sebab itu, tampak yang satu harus selaras dengan tampak yang lain. Jangan sampai ada yang janggal dari tatanan antar tampak yang ada.

Demikianlah beberapa tips merancang rumah minimalis tampak depan samping belakang yang bisa dilakukan. Semoga bermanfaat.
QuickEdit

You Might Also Like

No comments

Post a Comment

[name=Supplier Marmer Granit] [img=] [description=Your Description Here] (facebook=Facebook Profile Url) (twitter=Twitter Profile Url) (instagram=Instagram Profile Url) (bloglovin=Blogvin Profile Url) (pinterest=Pinterest Profile Url) (tumblr=Tumblr Profile Url)

    About Us

    RUMAH MINIMALIS JOGJA

    Kami adalah Situs khusus Jual Beli Tanah dan Rumah khususnya daerah Yogyakarta. Siap melayani Transaksi Jual Beli Tanah Maupun Rumah untuk kebutuhan Investasi maupun Tempat tinggal Anda.


    : [email protected]



    DMCA.com Protection Status

    Popular Posts

    Hubungi Kami